Senin, 14 Januari 2019

Renungan Pagi

Selasa, 15 Januari 2019

Berkuasa untuk menyelamatkan! [Yesaya 63:1]



Melalui kata “untuk menyelamatkan” kita mengerti keseluruhan karya penyelamatan yang agung itu, mulai dari keinginan kudus yang pertama sampai pada pengudusan yang menyeluruh. Kata-kata ini multum in parvo [1]: sungguh, inilah seluruh kemurahan dalam satu kata. Kristus tidak hanya “berkuasa untuk menyelamatkan” mereka yang bertobat, tapi Dia sanggup membuat manusia bertobat. Dia akan membawa orang-orang percaya ke surga; tapi terlebih lagi, Dia berkuasa memberi manusia hati yang baru dan mengerjakan iman di dalam mereka. Dia berkuasa membuat seorang pembenci kesucian menyukainya, dan mendorong seorang penghina nama-Nya berlutut di hadapan-Nya. Bahkan, ini belum makna seluruhnya, sebab kuasa ilahi juga sama tampak dalam karya setelahnya. Hidup seorang percaya merupakan rangkaian mukjizat yang dikerjakan “Allah yang Mahakuasa”. Semak itu terbakar, namun tidak hangus. Dia berkuasa menjaga umatnya tetap kudus setelah Ia membuat mereka kudus, dan untuk memelihara mereka dalam takut akan Allah dan kasih-Nya sampai Ia menyempurnakan keberadaan rohani mereka di surga. Kristus tidak mungkin berbohong dengan membuat seseorang percaya kemudian membiarkan dia berusaha sendirian; tetapi Dia yang memulai pekerjaan yang baik akan meneruskannya [Filipi 1:6]; Dia yang menanamkan benih kehidupan pertama dalam jiwa yang mati, akan menumbuhkan keberadaan ilahinya, dan menguatkannya hingga ia meledak meluluhlantakkan setiap ikatan dosa, dan kemudian jiwa itu melompat dari dunia, disempurnakan dalam kemuliaan. Hai orang percaya, ada suatu penguatan bagimu: Adakah engkau berdoa demi seorang yang kaukasihi? Oh, jangan putus asa berdoa, sebab Kristus “berkuasa untuk menyelamatkan.” Engkau tidak cukup kuat untuk merebut kembali pemberontak itu, namun Tuhanmu Mahakuasa. Pegang lengan yang berkuasa itu, dan bangkitkan demi segenap kekuatannya. Apakah masalah dirimu sendiri menggelisahkan? Janganlah takut, sebab kuasa-Nya cukup bagimu. Baik memulai dari orang lain, maupun melanjutkan pekerjaan di dalam dirimu, Yesus “berkuasa untuk menyelamatkan;” dan bukti yang terbaik mengenai itu adalah kenyataan bahwa Ia telah menyelamatkan engkau. Sungguh kemurahan yang beribu-ribu saat engkau mengetahui bahwa Dia berkuasa bukan untuk menghancurkan!
____________________

Tidak ada komentar:

Posting Komentar